Beli Kembali Saham, Erajaya Siapkan Dana Rp300 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengalokasikan dana Rp300 miliar untuk pembelian kembali saham (PKS) ERAA sebanyak tiga miliar unit di Bursa Efek Indonesia. Saham yang akan...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengalokasikan dana Rp300 miliar untuk pembelian kembali saham (PKS) ERAA sebanyak tiga miliar unit di Bursa Efek Indonesia. Saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal disetor ERAA.
Direksi ERAA dalam laporan keterbukaan informasi, Kamis (8/9), mengemukakan, pembelian kembali saham (PKS) ERAA dilakukan selama tiga bulan, 8 September 2022 sampai dengan 7 Desember 2022.
Menurut Direksi ERAA, pihaknya telah menunjuk PT CGS-CIMB Sekuritas untuk mengeksekulasiย ย PKS tersebut. PKS ERAA dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan penutupan sebelumnya.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (8/9) harga ERAA sebesar Rp474, naik Rp24 dibanding sehari sebelumnya. Pada periode 30 Desember 2021 sampai dengan 7 September 2022, harga saham ERAA turun 25%.
Baca Juga
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar