back to top

Belum Berhenti! Pengendali Serok Lagi 0,2% Saham WIFI, Kini Kuasai 54,42%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Belum berhenti. Perburuan pengendali atas saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) terus berlanjut. Terkini,  Investasi Sukses Bersama (ISB), kembali memborong 10.739.675 lembar (0,2%) saham emiten digital berbasis layanan periklanan, produk, serta jaringan serat optik tersebut.

ISB membeli saham  WIFI pada harga Rp3.000 per lembar pada tanggal 19 Agustus 2025, Dengan demikian,  Investasi Sukses Bersama (ISB) harus menggelontorkan dana sebesar Rp32 miliar.

“Tujuan ISB membeli saham emiten berbasis layanan digital ini adalah  menambah portofolio investasi langsung di saham WIFI,” tulis Shannedy  Ong, Direktur WIFI dalam laporan keterbukaan informasi, Rabu 20 Agustus 2020.

Pasca pembelian saham tersebut, kepemilikan ISB atas WIFI meningkat, dari 2.878.347.729 lembar (54,22%) menjadi  2.889.087.404 lembar (54,42%) saham.

Sebelumnya, ISB telah melakukan pembelian terhadap 30.095.800 lembar (0,57%) saham WIFI pada tanggal 8 Agustus 2025.  Saat itu, pengendali menampung saham emiten berbasis layanan digital itu di harga bawah Rp2.880 per lembar. Dari transaksi saham sejumlah di atas, ISB menghabiskan dana Rp86,67 miliar.

Dari sisi keuangan, WIFI mencatat kinerja solid sepanjang enam bulan pertama 2025. Perusahaan ini membukukan laba sebesar Rp227,9 miliar pada semester I 2025, melonjak 153,62% jika dibandingkan Rp89,8 miliar pada semester I 2024. Sedangkan pendapatan bersih WIFI tumbuh 66,17%  menjadi Rp513,4 miliar pada semester I 2025, dari Rp309 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Hingga pukul 14.20 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 20 Agustus 2025, harga saham tercatat di posisi Rp2.770 per lembar, naik 1,84% dibanding sehari sebelumnya di posisi Rp2.720 per lembar. Selama sepekan perdagangan di BEI periode 11 Agustus 2025 sampai dengan 19 Agustus 2025, harga saham WIFI telah meningkat sebesar 0,74%, dari 2.700 menjadi Rp2.720 per unit. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buntut Penggeledahan OJK dan Bareskrim, Mirae Asset Buka Suara Soal Uang Rp14,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Manajemen PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia...

Triwulan I 2026, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Penjualan Batubara 6,8 Juta Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)...

Penjualan Batubara Indo Tambangraya (ITMG) Naik 3% Jadi 24,7 Juta Ton pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru