Bensin Tembus USD 4 Imbas Perang AS-Iran, Bisnis Hiburan Amerika Terpukul Telak
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran melumpuhkan ekonomi konsumen Paman Sam. Kenaikan harga bensin hingga Rp 63.600 (USD 4) per galon membuat warga mulai memangkas bi...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran melumpuhkan ekonomi konsumen Paman Sam. Kenaikan harga bensin hingga Rp 63.600 (USD 4) per galon membuat warga mulai memangkas biaya hiburan.
Mengutip CNBC International, masyarakat kini lebih memilih belanja kebutuhan pokok untuk menjaga stabilitas anggaran rumah tangga. Sektor hiburan keluarga atau eatertainment seperti bowling dan escape room mengalami kemerosotan tajam.
Data Placer.ai mencatat trafik kunjungan ke Dave & Busterโs turun 4,5% pada Maret 2026. Penurunan lebih dalam dialami oleh Main Event dengan penyusutan trafik mencapai 7,6%.
Kepala Riset Analitis Placer.ai, R.J. Hottovy membenarkan adanya pergeseran perilaku belanja ini. Konsumen mulai mengurangi kunjungan ke gerai ritel non-pokok dan tempat hiburan.
"Pembeli memprioritaskan kebutuhan pokok untuk meregangkan anggaran rumah tangga mereka," kata R.J. Hottovy.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026