Bensin Tembus USD 4 Imbas Perang AS-Iran, Bisnis Hiburan Amerika Terpukul Telak
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran melumpuhkan ekonomi konsumen Paman Sam. Kenaikan harga bensin hingga Rp 63.600 (USD 4) per galon membuat warga mulai memangkas bi...
Bisnis rekreasi lain seperti Bowlero juga terpukul cukup dalam. Rata-rata trafik kunjungan di 350 pusat hiburan bowling milik mereka anjlok 10,6%. Sementara itu, sektor escape room secara umum turun 6,7%.
Sentimen konsumen Amerika saat ini berada pada level terendah dalam sejarah. Survei bulanan Universitas Michigan jatuh ke angka 47,6 atau turun 10,7% dari bulan sebelumnya.
CEO Cycling Quests, Robert Evans melihat pola serupa pada pendaftaran balap sepeda kelas atas. Setiap ada pengumuman serangan militer atau isu tarif, masyarakat cenderung mengambil sikap waspada.
"Orang-orang menarik diri sejenak dan mengambil sikap tunggu dan lihat," ujar Robert Evans.
Penurunan minat ini mengancam ekonomi kota-kota kecil yang menjadi tuan rumah acara olahraga. Setiap satu peserta luar kota biasanya mewakili aktivitas ekonomi tambahan sekitar Rp 14,3 juta (USD 900) hingga Rp 15,9 juta (USD 1.000). Dana tersebut seharusnya mengalir ke restoran, hotel, dan bensin di wilayah setempat.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem