Berakhirnya Jabatan Direktur Harry Budi Sidharta di PGN, Ini Alasannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengumumkan bahwa Saudara Harry Budi Sidharta telah diangkat menjadi anggota Direksi PT Pertamina Internasional Shipping (PIS)....
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengumumkan bahwa Saudara Harry Budi Sidharta telah diangkat menjadi anggota Direksi PT Pertamina Internasional Shipping (PIS). Pemberitahuan surat pengangkatan Harry Budi sebagai Direksi PIS dilakukan pada 08 Juli 2025.
Fajriyah Usman, Sekretaris Perusahaan PGAS dalam laporan keterbukaan informasi, Rabu (9/7/2025) menjelaskan, sesuai anggaran dasar Perseroan dan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER -03 MBU /03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia BUMN menyatakan bahwa anggota Direksi dilarang memangku jabatan rangkap sebagai anggota Direksi pada badan usaha lain.
“Sehingga masa jabatan Harry Budi Sidharta sebagai anggota Direksi Perseroan berakhir karena tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi berdasarkan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan,” katanya.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin