back to top
Selasa, Januari 27, 2026
25.9 C
Jakarta

BI Tetap Pertahankan BI-Rate di 6%, Fokus Stabilitas Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Desember 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%. Suku bunga Deposit Facility tetap di level 5,25%, sedangkan Lending Facility di 6,75%. Keputusan ini diambil untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1% pada 2024 dan 2025. Langkah ini juga bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak makin tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat arah kebijakan Amerika Serikat (AS) dan eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai wilayah,” kata Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Perry mengatakan, Bank Indonesia akan terus memantau pergerakan nilai tukar Rupiah, prospek inflasi, serta dinamika ekonomi global. Ruang untuk penurunan suku bunga kebijakan tetap terbuka, tetapi akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi ekonomi.

Di sisi lain, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia tetap menerapkan kebijakan makroprudensial longgar guna mendorong pembiayaan perbankan ke sektor prioritas, termasuk UMKM dan ekonomi hijau. Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) akan diperkuat mulai Januari 2025 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Bank Indonesia juga memperkuat sistem pembayaran untuk mendukung perdagangan dan UMKM. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan infrastruktur dan digitalisasi sistem pembayaran yang lebih andal dan efisien. “Kami memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.,” tandas Perry.

- Advertisement -

Artikel Terkait

LPS Surplus Rp33,8 Triliun Sepanjang 2025, Siap Masuk Fase “Great Leap” di 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menorehkan kinerja...

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Berlaku Hingga Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk...

Bank Indonesia, Uang Beredar Tumbuh 9,6% Jadi Rp10.133,1 Triliun pada Desember 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa likuiditas...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru