Kinerja Solid , Central Omega (DKFT) Cetak Laba Bersih Rp574,39 Miliar pada 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengumumkan bahwa Perseroan berhasil mencatat kinerja keuangan solid. Pendapatan dan laba bersih Perseroan berhasil tumbuh p...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengumumkan bahwa Perseroan berhasil mencatat kinerja keuangan solid. Pendapatan dan laba bersih Perseroan berhasil tumbuh positif sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini terutama didorong oleh tingginya permintaan pasar serta stabilitas harga nikel global.
Secara operasional, Perseroan membukukan kinerja yang baik pada 2025. DKFT mencatat produksi bijih nikel relatif stabil di angka 2,92 juta ton, turun tipis dari 2,95 juta ton pada 2024. Sementara volume penjualan nikel mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 16,60%, mencapai 3,03 juta ton pada 2025.
Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,58 triliun di tahun 2025, meningkat 7,87% dibandingkan Rp1,46 triliun periode yang sama 2024. Dari pendapatan tersebut, DKFT mencatatkan laba bersih sebesar Rp574,39 miliar pada 2025, melonjak 38,44% dari Rp414,9 miliar pada 2024.
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Krom Bank (BBSI) Salurkan Fasilitas Kredit ke Pandai Gadai, Perluas Akses Pembia...
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...