Bidik Pertumbuhan di 2026, MMIX Jadikan Segmen Baby Care Mesin Pertumbuhan Utama
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) tancap gas memasuki tahun 2026. Perseroan menetapkan segmen baby care sebagai mesin pertumbuhan utama atau growth engine. Langkah in...
Segmen Baby & Child Care secara industri diperkirakan tumbuh 8%โ11% menjadi USD 1,8 miliar. Sementara itu, kategori Personal Care & Beauty diprediksi tumbuh 9%โ12% menjadi USD 2,5 miliar.
Perseroan menyasar generasi Gen Z dan Alpha yang kini menjadi pembeli cerdas atau smart buyer. Mereka cenderung lebih rasional dan berorientasi pada nilai produk atau value.
MMIX juga memperkuat strategi omnichannel dan dominasi kanal digital. Cara ini dilakukan agar lebih adaptif dengan pola belanja konsumen yang semakin informatif.
Mengky Mangarek, Direktur Utama MMIX menjelaskan perbedaan fokus antara merek sendiri atau house brand dan label pribadi atau private label. Hal ini berkaitan dengan kendali terhadap inovasi serta kualitas produk.
โPerbedaan utama antara house brand dan private label terletak pada tingkat kontrol dan arah strategis pengembangan produk. Pada house brand, perusahaan memiliki kendali penuh terhadap inovasi, kualitas, positioning, hingga pengelolaan brand jangka panjang, sementara private label lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan mitra ritel dengan spesifikasi tertentu,โ jelas Mengky Mangarek, dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Minggu 925/1/2026).
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...