BNI Tambah Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menambah fasilitas kredit senilai Rp10 triliun kepada PT Pegadaian. Penambahan ini menjadi bagian dari langkah memperkuat ekosistem jas...
Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudrajat menilai perluasan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi kedua perusahaan dalam pengembangan ekosistem pembiayaan nasional.
โDengan latar belakang dan keunggulan masing-masing, kita dapat bersama-sama menghadirkan akses pembiayaan yang lebih luas serta menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,โ ujar Abu.
Menurut Abu, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin lama antara BNI dan Pegadaian. Sinergi tersebut selama ini mendukung pengembangan bisnis serta perluasan layanan pembiayaan kepada masyarakat.
Pegadaian juga dinilai memiliki posisi penting di industri pergadaian nasional. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan pergadaian milik negara sekaligus pemimpin industri pergadaian di Indonesia.
โPegadaian memiliki posisi yang sangat kuat sebagai perusahaan pergadaian pemerintah dan pemimpin industri pergadaian di Indonesia, sehingga kami optimistis kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,โ kata Abu.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem