BNI Tetap Buka saat Libur Nyepi dan Lebaran 2025, Ini Daftar Kantor yang Beroperasi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan tetap memberikan layanan perbankan selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2025. Meskipun operasional terbatas, b...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan tetap memberikan layanan perbankan selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2025. Meskipun operasional terbatas, beberapa kantor cabang dan layanan bergerak tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan bahwa layanan operasional terbatas akan berlangsung pada 28 Maret hingga 7 April 2025, mulai pukul 09.00-12.00 waktu setempat.
"Terdapat 86 KC/KCP dan 16 O-Branch BNI yang menerapkan layanan operasional terbatas sesuai tanggal yang telah ditetapkan agar bisa melayani nasabah selama libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025," ujar Okki.
Pada 28 Maret 2025, sebanyak 36 outlet akan beroperasi terbatas, termasuk KC Malang dan KCP Jembatan Ampera Palembang. Sementara pada 1 April, layanan terbatas tersedia di 18 outlet, salah satunya KC Kediri dan KCP Gajah Mada.
Kemudian, pada 4 April, 40 outlet akan tetap buka. Sedangkan pada 7 April, 24 outlet seperti KC Purwokerto dan KC Malang masih melayani nasabah.
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...