Bos ITSEC Asia Borong Saham Perusahaan Sendiri, Kepemilikan Naik Jadi 1,15%!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Patrick Rudolf Dannacher, menambah porsi kepemilikan sahamnya di perseroan. Sebelum transaksi, Patrick memegang 63.707.250 lembar saham atau setara 0,967% hak suara. Setelah pembelian, kepemilikannya naik menjadi 76.031.050 lembar saham atau 1,154% hak suara.

Aksi borong saham dilakukan bertahap sepanjang Agustus 2025. Pada 15 Agustus, Patrick membeli 1.178.000 lembar saham di harga Rp1.020 per saham. Lalu 14.700 lembar saham pada 18 Agustus di harga Rp1.025 per saham. Pada 21 Agustus, ia menambah 1.590.000 lembar saham di harga Rp1.020 per saham. Dilanjutkan 3.984.600 lembar saham pada 25 Agustus di harga Rp1.020 per saham. Masih di hari yang sama, ia kembali membeli 5.556.500 lembar saham di harga Rp1.020 per saham.

Secara total, Patrick mengoleksi 12.323.800 lembar saham dengan nilai sekitar Rp10,8 miliar. Seluruh pembelian dilakukan untuk tujuan investasi.

Saat ini, saham yang dimiliki Patrick terdiri dari kepemilikan langsung sebanyak 31.841.050 lembar. Ia juga memiliki saham tidak langsung melalui sejumlah entitas, yaitu Treestone Investments Limited sebanyak 13.662.500 lembar, Crea Investment Group SCSp 16.023.700 lembar, Altius Fund III 10.504.500 lembar, dan Aquarian Capital Services Limited 3.999.300 lembar.

Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Doni Mora, menegaskan laporan ini sudah disampaikan ke OJK sesuai aturan. “Sesuai dengan Pasal dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, melaporkan bahwa telah terjadi perubahan kepemilikan saham Perusahaan Terbuka,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa, Selasa (2/9/2025).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia  Tbk (YULE) akan...

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru