Senin, Januari 12, 2026
23.8 C
Jakarta

BPS, Persentase Penduduk Miskin September 2024 Turun Jadi 8,57%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Persentase penduduk miskin pada September 2024 sebesar 8,57%, menurun 0,46% poin terhadap Maret 2024 dan menurun 0,79% poin terhadap Maret 2023.

Menurut keterangan resmi BPS, Rabu (15/1/2025), jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 24,06 juta orang, menurun 1,16 juta orang terhadap Maret 2024 dan menurun 1,84 juta orang terhadap Maret 2023.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 sebesar 6,66%, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 7,09%. Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2024 sebesar 11,34%, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 11,79%.

Dibanding Maret 2024, jumlah penduduk miskin September 2024 perkotaan menurun sebanyak 0,59 juta orang (dari 11,64 juta orang pada Maret 2024 menjadi 11,05 juta orang pada September 2024). Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan menurun sebanyak 0,57 juta orang (dari 13,58 juta orang pada Maret 2024 menjadi 13,01 juta orang pada September 2024).

Garis Kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar Rp595.242,00/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp443.433,00 (74,50%) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp151.809,00 (25,50%).

Pada September 2024, rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,71 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga secara rata-rata adalah sebesar Rp2.803.590,00/rumah tangga miskin/bulan. (*/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Survei Bank Indonesia pada Desember 2025, Penjualan Eceran Tumbuh 4% Didorong Sejumlah Faktor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa kinerja...

Konflik AS-Venezuela Memanas, OJK Minta Lembaga Keuangan Waspadai Risiko Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati ketegangan...

Menkeu Purbaya Perketat Investasi Taspen dan Asabri, Ini Kata OJK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru