BTN Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM, Perluas Akses Pembiayaan Rumah dan UMKM
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat strategi transformasi Beyond Mortgage melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) de...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat strategi transformasi Beyond Mortgage melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia.
Penandatanganan kerja sama dilakukan di Jakarta, 15 Juni 2026. Nota kesepahaman ditandatangani Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Oni Febriarto Rahardjo bersama Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto dan Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia Loto Srinaita Ginting.
Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BTN akan memperluas sinergi dalam penyediaan berbagai layanan perbankan bagi aparatur sipil negara (ASN). Layanan tersebut mencakup produk simpanan, layanan transaksi, fasilitas pembiayaan perumahan subsidi maupun non-subsidi, layanan berbasis payroll, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta pengembangan program pemberdayaan UMKM di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, kerja sama dengan Kementerian UMKM difokuskan pada pengembangan akses pembiayaan dan layanan perbankan bagi pelaku UMKM. Kedua pihak juga akan menjajaki sinergi melalui platform SAPA UMKM untuk memperluas akses layanan keuangan, mendukung pembiayaan usaha, serta membuka peluang kepemilikan rumah bagi pelaku UMKM.
Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian dari strategi perseroan untuk membangun ekosistem layanan keuangan yang semakin terintegrasi sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan bisnis baru.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%