Buat Beli Batubara, DAAZ Tambah Pinjaman Rp10,8 Miliar ke Anak Usaha
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan pinjaman tambahan sebesar Rp10,8 miliar kepada anak usahanya, PT Bara Makmur Dwitama (BMD), pada tanggal 10 Maret 2026. Dengan...
Namun, sayang, pertumbuhan pendapatan disertai peningkatan sejumlah beban. Akibatnya, laba bersih Perseroan turun sebesar 38,45% menjadi Rp184,40 miliar pada kuartal III 2025, dibandingkan Rp299,62 miliar pada kuartal III 2024.
Seperti diketahui, DAAZ merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 yang bergerak di bidang perdagangan komoditas, yang berfokus pada mineral. Melalui anak perusahaannya, Perseroan juga telah memperluas bisnis ke layanan pengiriman dan pertambangan untuk menyediakan solusi komprehensif dalam rantai perdagangan industri mineral.
Bisnis utamanya meliputi perdagangan bijih nikel, perdagangan bahan bakar, perdagangan batu bara, pengiriman barang, dan jasa pertambangan. (konrad)
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...