Buat Modal Kerja, Adi Sarana (ASSA) Tarik Pinjaman Rp500 Miliar Bank QNB Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) memperoleh fasilitas pembiayaan  sebesar Rp500 miliar dari PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW). Demikian dikemukakan oleh Jerry Fandy Tunjungan, Corporate Secretary ASSA dalam keterbukaan informasi ke BEI, Kamis 20 November 2025.

Menurut Jerry, fasilitas pembiayaan BKSW berupa Term Loan tersebut ditandatangani oleh para pihak pada tanggal 20 November 2025. Namun, Jerry tidak menyebutkan,  berapa tingkat bunga maupun tenor atas pinjaman tersebut.

“Fasilitas pembiayaan bank ini akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan dalam rangka pembelian unit kendaraan untuk disewakan kepada pelanggan Perseroan,” tulis Jerry dalam keterangan tertulisnya.

Jerry pun optimistis, dengan diperolehnya fasilitas pembiayaan untuk penambahan armada ini dapat meningkatkan pendapatan Perseroan. “Ini akan mendorong berkembangkan keuangan usaha Perseroan ke depan,” katanya.

Per 30 September 2025, total kewajiban ASSA mencapai Rp5,23 triliun, naik 5,78% dari Rp4,94 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah aset dan ekuitas ASSA per September 2025, masing-masing sebesar Rp8,38 triliun dan Rp3,15 triliun.

ASSA membukukan pendapatan Rp4,41 triliun pada Januari-September 2025, tumbuh 21,22% dari Rp3,64 triliun pada periode sama tahun 2024. Dari pendapatan tersebut, emiten  transportasi darat ini meraih laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp348,59 miliar pada Januari-September 2025,  melonjak 63,9% jika dibanding Rp212,67 miliar pada Januari-September 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia  Tbk (YULE) akan...

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru