back to top

Buat Modal Kerja Pembiayaan, Oto Multiartha Emisi Obligasi Rp700 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Oto Multiartha (OTMA) berencana melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2024 senilai Rp700 miliar pada 28 -30 Agustus 2024.

Pencatatan obligasi OTMA di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan pada 5 September 2024. Obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I senilai total Rp3 triliun.

Berdasarkan  prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Senin (19/8/2024)), obligasi berkelanjutan I OTMA tahap II/2024 terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp255,270 miliar memiliki  bunga tetap 6,55% per tahun berjangka waktu 370 hari, seri B sebesar Rp114,705 miliar dengan tenor tiga tahun dengan bunga tetap 6,90% per tahun, dan seri C senilai Rp330,025 miliar berjangka waktu lima tahun dengan bunga tetap 7,10% per tahun.

Bunga obligasi OTMA dibayarkan setiap tiga bulan, dimana  pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 4 Desember 2024, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing obligasi adalah pada 14 September 2024 untuk obligasi Seri A, tanggal 4 September 2027 untuk obligasi Seri B, dan 4 September 2029 untuk obligasi seri C.

Menurut Direksi OTMA, dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan untuk kegiatan pembiayaan konsumen sebagaimana yang ditentukan oleh izin yang dimiliki Perseroan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi OTMA  I tahap II tahun 2024 adalah PT Indo Premier Sekuritas, sedangkan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebagai wali amanat obligasi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Era Media Sejahtera (DOOH) Jual 99% Saham KSP, Segini Nilainya!

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH)...

BEI Cabut Suspensi Tiga Saham Sekaligus Mulai 25 Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan...

Rupiah Melemah 1,29% Jadi Rp16.985 per Dolar AS, Terimbas Kondisi Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Nilai tukar Rupiah pada 16 Maret...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru