Bunga Obligasi Lontar Papyrus 10,50%-11,0% per Tahun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan II PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) Tahap I/2023 senilai Rp3 triliun ditawarkan kepada investor pada 27 Juni 2023. Penjatahan dan dis...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan II PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) Tahap I/2023 senilai Rp3 triliun ditawarkan kepada investor pada 27 Juni 2023. Penjatahan dan distribusi obligasi LPPI dilakukan secara elektronik pada 3 dan 4 Juli 2023. Pencatatan obligasi LPPI di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2023.
Direksi LPPI dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan, Senin (26/6), mengemukakan, obligasi LPPI yang merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan II senilai total Rp7 triliun itu terdiri atas seri A sebesar Rp2,726 triliun dengan bunga tetap 10,50% per tahun dan tenor tiga tahun, serta seri B senilai Rp273,440 miliar berjangka waktu lima tahun dengan tingakt bunga tetap11% per tahun.
Menurut Direksi LPPI, dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 33% digunakan untuk pembayaran utang Perseroan, dan sisanya untuk modal kerja, antara lain pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan serta biaya overhead.
Penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan II LPPI tahap I tahun 2023 adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Succor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan BRI Danareksa Sekuritas, serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai wali amanat.
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- PTPP Siap Gelar Rapat Pemegang Sukuk, Bahas Restrukturisasi Keuangan
- Laba Bersih Avian Brands (AVIA) Tumbuh 20,7% Jadi Rp938 Miliar di Semester I 202...
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin