Bursa Asia Galau di Akhir Pekan, Saham 'Nvidia China' Malah Terbang 400%
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak tanpa arah yang pasti pada perdagangan Jumat (5/12/2025) waktu setempat. Penutupan bursa hari itu diwarnai hasil yang beragam. Para...
Gubernur RBI, Sanjay Malhotra, menjelaskan alasan di balik keputusan komite kebijakan moneter tersebut.
"Kelemahan pada beberapa indikator ekonomi utama menjadi alasan, meskipun inflasi utama telah mereda secara signifikan dan diperkirakan akan direvisi lebih rendah pada kuartal pertama tahun 2025," kata Sanjay Malhotra.
Pergerakan pasar Asia ini mengekor bursa Amerika Serikat semalam. Tiga indeks utama Wall Street diperdagangkan bervariasi. S&P 500 dan Nasdaq Composite naik tipis. Para investor global kini sedang bersiap menghadapi keputusan suku bunga dari Federal Reserve pekan depan.
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026