Bursa Asia Menguat Tipis Meski Diwarnai Ancaman Tarif Baru dari Trump

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Rabu (6/8/2025) waktu setempat. Pelaku pasar masih mencerna pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal rencana tarif baru untuk produk semikonduktor dan chip.

Mengutip CNBC International, Trump menyebut akan mengumumkan kebijakan tarif baru dalam waktu dekat. “Kami akan mengumumkan [tarif] untuk semikonduktor dan chip, yang merupakan kategori terpisah, karena kami ingin produk-produk itu dibuat di Amerika Serikat,” ujar Trump, Selasa waktu setempat.

Di tengah ketidakpastian itu, indeks-indeks utama di kawasan Asia Pasifik justru mencatat penutupan yang sebagian besar menguat.

Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,6% ke level 40.794,86. Indeks Topix juga ditutup menguat 1,02% menjadi 2.966,57.

Pasar Australia pun mencatat kenaikan. Indeks S&P/ASX 200 menguat 0,84% ke posisi 8.843,70.

Indeks Shanghai di Tiongkok ikut naik 0,45% ke level 3.633,99. Sedangkan indeks CSI 300 mencatat kenaikan 0,24% dan ditutup di 4.113,49.

Korea Selatan mencatatkan pergerakan datar. Indeks Kospi ditutup tanpa perubahan signifikan di posisi 3.198,14.

Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong hanya menguat tipis 0,03% menjadi 24.910,63.

Berbeda dengan mayoritas pasar Asia lainnya, indeks Nifty 50 di India justru melemah 0,31% dan ditutup di level 24.574,20.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Rontok Berjamaah, Saham Teknologi AS Berguguran Paling Parah

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Iran Tolak Dialog Langsung dengan AS, Bursa Saham Asia Langsung Terjun Bebas

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik kompak...

Ada Sinyal Damai AS-Iran, Wall Street Langsung Menguat!

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru