Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Pasar Cermati Data Tenaga Kerja AS

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/1/2026) waktu setempat. Investor mencerna rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang dinilai berpengaruh terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral AS tahun ini.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa ditutup naik hampir 1% dan berakhir di level 609,67. Mayoritas bursa utama kawasan Eropa bergerak di zona hijau.

Indeks CAC 40 Prancis melonjak 1,44% ke posisi 8.362,09. DAX Jerman menguat 0,53% ke level 25.261,64. FTSE 100 Inggris naik 0,80% ke 10.124,60. FTSE MIB Italia bertambah 0,10% ke 45.719,26. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol turun tipis 0,03% ke 17.649,00.

Penguatan pasar Eropa sejalan dengan pergerakan positif bursa Wall Street pada sesi pagi. Sentimen pasar terdorong oleh harapan pemangkasan suku bunga The Federal Reserve.

Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan nonfarm payrolls naik 50.000 pada Desember. Angka ini lebih rendah dibandingkan revisi November sebesar 56.000 dan di bawah estimasi Dow Jones sebanyak 73.000.

Pelaku pasar menilai pelemahan pasar tenaga kerja membuka peluang penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan akhir bulan ini.

Saham sektor pertahanan kembali menguat untuk hari kelima berturut-turut. Sektor ini naik 0,8% hingga akhir sesi Jumat. Penguatan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mendorong peningkatan belanja militer.

“Trump menyerukan kenaikan 50% belanja militer Amerika Serikat dengan target anggaran USD1,5 triliun pada 2027,” tulis Trump melalui akun Truth Social pada Rabu malam.

Trump juga meningkatkan retorika terkait rencana membawa Greenland di bawah kendali Washington. Opsi yang dipertimbangkan mencakup langkah militer. Isu ini memicu kekhawatiran geopolitik karena Denmark dan AS sama-sama anggota NATO.

Di sektor saham individual, grup dirgantara Inggris Rolls-Royce mencetak rekor tertinggi baru. Sahamnya ditutup naik 1,7%, didukung penguatan sektor pertahanan dan sentimen positif terhadap FTSE 100.

Saham Glencore melonjak 9,6% setelah muncul konfirmasi pembicaraan awal akuisisi dengan Rio Tinto. Jika terealisasi, aksi ini berpotensi melahirkan perusahaan tambang terbesar di dunia.

Saham perusahaan minyak Eropa sempat tertekan sepanjang pekan. Namun, tekanan mereda pada Jumat. BP ditutup naik 2,4%. Shell menguat 3%. TotalEnergies bertambah 3,3%.

Di sektor ritel Inggris, Tesco, Marks and Spencer, dan Sainsbury’s melaporkan penjualan Natal yang kuat. Tesco menaikkan proyeksi laba tahun buku 2026 dari £2,9 miliar menjadi £3,1 miliar atau sekitar USD3,9 miliar. Meski begitu, saham Tesco ditutup turun 1,6%.

Sainsbury’s mencatat kenaikan penjualan dasar 3,4% pada kuartal III. Perusahaan mempertahankan panduan laba tahunan di atas £1 miliar. Saham jaringan supermarket terbesar kedua di Inggris ini justru anjlok 5,3%. Penurunan ini menjadi yang terburuk sejak 8 Desember dan menempatkannya di papan bawah Stoxx Europe 600.

Di sisi lain, anggota parlemen Uni Eropa memberikan persetujuan awal atas perjanjian dagang dengan blok Mercosur Amerika Selatan. Kesepakatan yang digodok selama puluhan tahun ini menuai penolakan dari petani dan sejumlah negara anggota Uni Eropa karena kekhawatiran persaingan tidak seimbang bagi sektor pertanian Eropa.

- Advertisement -

Artikel Terkait

S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor Baru, Wall Street Tutup Pekan dengan Gemilang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Asia Berakhir Variatif, Saham Pertahanan Hanwha Aerospace Meroket 11%

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

Trump Minta Bos Minyak AS Tanam USD 100 Miliar di Venezuela, Responsnya Dingin!

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru