Bursa Eropa Menguat di Tengah Data Inflasi AS yang Tinggi, Saham Heineken Melonjak 14%
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa menguat pada penutupan perdagangan Rabu (12/2/2025) waktu setempat, meskipun inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan. Investor tetap optimistis, terutama sete...
Sementara itu, beberapa indeks Eropa masih bergerak beragam. FTSE MIB Italia turun 0,14% ke 37.531,19. PSI20 Portugal melemah 0,53% ke 6.528,05, sedangkan OMXC 25 Denmark turun 0,67% ke 1.782,7.
Pasar tetap waspada setelah Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan suku bunga akan tetap ketat. Powell menegaskan keputusan The Fed didasarkan pada kondisi ekonomi, bukan tekanan politik, setelah mantan Presiden Donald Trump meminta suku bunga segera diturunkan.
Meski ada tekanan dari inflasi AS, saham-saham di Eropa masih mampu bertahan di zona hijau. Optimisme investor tetap tinggi, terutama didorong oleh kinerja kuat dari sektor minuman dan buyback saham besar-besaran dari Heineken.
- 1
- 2
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026