Selasa, Januari 20, 2026
27.2 C
Jakarta

Buyback Resmi Dimulai Hari Ini, Ternyata Telkom Masih Punya Jurus Lain Angkat Harga Saham!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) resmi mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Selasa, 27 Mei 2025.

Telkom akan melaksanakan aksi buyback ini selama satu tahun, mulai 28 Mei 2025 hingga 27 Mei 2026. Dana yang disiapkan untuk pembelian kembali saham tersebut mencapai Rp3 triliun.

“Rapat menyetujui buyback saham sebesar Rp3 triliun,” ujar Ahmad Reza, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom dalam keterangan pers usai RUPST.

Manajemen Telkom menjelaskan buyback ini akan menggunakan dana dari kas internal perusahaan. Langkah tersebut juga sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham oleh Perusahaan Terbuka.

Jumlah saham yang akan dibeli tidak akan melebihi 10% dari total modal disetor. Tujuan utamanya adalah memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan pelat merah tersebut.

Lantas, setelah buyback disetujui apakah Telkom masih punya jurus lain untuk mengangkat harga saham yang belakangan ini cenderung melemah? Manajemen baru Perseroan memberikan penjelasan soal strategi lanjutan usai buyback.

Honesty Bashir, Direktur Wholesale & International Service Telkom mengakui aksi buyback ini memang merupakan salah satu cara untuk mendongkrak harga saham. Namun, buyback saja tidak cukup.

“Jadi memang rencana buyback kita sebagai salah satu cara untuk kita menaikkan harga saham. Tapi tentu gak cukup di sana. Jadi hal lain yang harus kita ikuti, satu adalah kita memperkuat fundamental bisnis Telkom,” ujar Honesty.

Ia menegaskan Telkom akan tetap memegang peran sebagai akselerator ekonomi digital nasional. Perusahaan akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital dan menjalankan berbagai inisiatif, baik yang bersifat organik maupun anorganik.

Beberapa langkah yang akan dilakukan Telkom antara lain modernisasi infrastruktur, pengembangan data center, dan transformasi bisnis secara menyeluruh.

“Kami berhati-hati dengan transformasi platform moves yang kami lakukan dalam tiga tahun terakhir. Ini mungkin kita akan bisa akselerasi lebih cepat lagi, karena memang beberapa parameternya betul-betul menunjukkan kita on the track dengan hal tersebut,” tegas Honesty.

Dengan strategi yang matang dan arah transformasi yang jelas, manajemen Telkom optimistis harga saham perusahaan akan membaik ke depan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Eksekusi MESOP, Dua Komisaris Sarana Menara (TOWR) Serok Jutaan Saham di Harga Rp444

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dua petinggi PT Sarana Menara Nusantara...

BNBR Siap Rights Issue 90 Miliar Saham, Dana Buat Bayar Utang dan Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)...

Perusahaan Singapura Saiko Consultancy Bakal Akuisisi 27,83% Saham SPRE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru