STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) kembali merancang aksi korporasi besar. Pengembang properti ini berencana menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Langkah ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Manajemen TRUE menargetkan penerbitan 757.110.786 lembar saham baru. Jumlah ini setara dengan 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Nilai nominal setiap saham ditetapkan sebesar Rp 25 per lembar.
Direktur Utama Triniti Dinamik, Yohanes Eddy Christianto, menjelaskan tujuan strategis di balik rencana ini.
“Melalui PMTHMETD, Perseroan diharapkan akan mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan bisnis/kegiatan usaha Perseroan dan/atau perusahaan anak Perseroan,” ujar Yohanes dalam keterbukaan informasi, Kamis (4/12/2025).
Dana hasil aksi korporasi ini akan dialokasikan untuk dua pos utama. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan operasional umum. Kedua, dana akan digunakan untuk pengembangan usaha melalui proyek-proyek baru.
“Pengembangan usaha melalui pembangunan proyek yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan ke depannya,” tambahnya.
Meski demikian, manajemen belum bisa membeberkan siapa calon investor yang akan menyerap saham baru ini. Identitas pemodal akan diumumkan menjelang pelaksanaan transaksi.
“Sehubungan dengan PMTHMETD, Saham Baru akan dikeluarkan kepada satu atau beberapa pemodal yang bermaksud memiliki Saham Baru, yang pada tanggal diterbitkannya Keterbukaan Informasi ini belum ditentukan pihak-pihaknya,” jelas Yohanes.
Rencana ini tentu membawa dampak bagi pemegang saham lama. Mereka yang tidak berpartisipasi akan mengalami dilusi kepemilikan saham. Namun, manajemen memastikan angka dilusinya relatif kecil, yakni maksimal 9,09%. Aksi ini juga diklaim tidak akan mengubah pemegang kendali perusahaan.
Untuk memuluskan rencana ini, TRUE akan meminta restu pemegang saham. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dijadwalkan pada Senin, 12 Januari 2026. Rapat akan digelar secara daring melalui eASY.KSEI.
“PMTHMETD hanya dapat dilakukan Perseroan dengan memperoleh persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB,” tegas Yohanes.
Dari sisi kinerja, TRUE mencatatkan pendapatan sebesar Rp 35,81 miliar per 30 September 2025. Jumlah aset perusahaan tercatat Rp 779,73 miliar pada periode yang sama. Setelah aksi korporasi ini, aset diproyeksikan naik menjadi Rp 798,66 miliar dan ekuitas meningkat menjadi Rp 262,12 miliar.
