Chandra Asri Cabut Status Force Majeure, Perkuat Pasokan Industri Nasional
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan berakhirnya status Force Majeure yang sebelumnya diberlakukan terkait pasokan polymer dan monomer. Dengan kondisi operasional s...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan berakhirnya status Force Majeure yang sebelumnya diberlakukan terkait pasokan polymer dan monomer. Dengan kondisi operasional semakin stabil, TPIA terus memperkuat kapasitas produksi dan pemenuhan kebutuhan pasar domestik.
Keputusan ini diambil setelah Perseroan berhasil menjalankan berbagai langkah strategis guna menjaga kesinambungan produksi di tengah tantangan rantai pasok global. Chandra Asri secara proaktif mengamankan sumber bahan baku alternatif dari berbagai pasar internasional, mengoptimalkan fasilitas kilang di Singapura, serta memperluas pengadaan hingga Amerika Serikat untuk memastikan kebutuhan pelanggan domestik tetap terpenuhi.
Langkah tersebut ditempuh meskipun menghadapi tantangan logistik dan biaya pengadaan yang lebih tinggi. Pengiriman dari Amerika Serikat memerlukan waktu sekitar 50-70 hari, lebih panjang dibandingkan pasokan dari Kawasan Timur Tengah yang umumnya berkisar 15-20 hari.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...