OJK Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS dan Tunda Short Selling
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen penuh menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional. Langkah ini diambil guna merespons ketidakpastian kondisi geopolitik global y...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen penuh menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional. Langkah ini diambil guna merespons ketidakpastian kondisi geopolitik global yang masih terus berlanjut.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyebut gejolak global berpotensi menekan perekonomian dunia. Hal ini terlihat dari meningkatnya volatilitas pasar keuangan dan tingkat inflasi global. Selain itu, terjadi tren aliran dana keluar dari mayoritas pasar negara berkembang (emerging market).
โFokus utama OJK tentu adalah menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sebagai modalitas keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional,โ ujar Friderica di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
OJK kini melakukan pemantauan kinerja sektor jasa keuangan secara intensif. Otoritas juga rutin menggelar stress test melalui berbagai skenario. Penguatan pengawasan menjadi agenda utama dalam mengantisipasi dampak ketidakpastian tersebut.
Untuk pasar saham domestik, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) resmi memperpanjang sejumlah kebijakan strategis. Salah satunya adalah masa berlaku kebijakan pembelian kembali (buyback) saham tanpa melalui RUPS. Kebijakan ini akan berlaku hingga September 2026.
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026