STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Setelah sempat disuspensi, perdagangan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) akhirnya dibuka kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pembukaan kembali dilakukan pada sesi I perdagangan tanggal 24 Juni 2025.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan keputusan ini merujuk pada pengumuman Bursa sebelumnya terkait penghentian sementara perdagangan saham kedua emiten tersebut.
“Suspensi atas perdagangan saham ARCI dan ASPI di Pasar Reguler dan Pasar Tunai telah dibuka kembali mulai sesi I tanggal 24 Juni 2025,” ujar Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI dikutip Selasa (24/6/2025).
Sebelumnya, kedua saham tersebut sempat disuspensi atau dihentikan sementara sejak 23 Juni 2025. Penghentian dilakukan di seluruh pasar, baik pasar reguler maupun pasar tunai.
Langkah itu diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada saham ARCI dan ASPI dalam waktu singkat.
“Dalam rangka cooling down, Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham ARCI dan ASPI sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” ujar Pande Made Kusuma Ari, Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman resmi, Jumat 20 Juni 2025.
Pande menjelaskan bahwa suspensi tersebut bertujuan memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk menganalisis informasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Ia juga mengingatkan agar investor tetap memperhatikan keterbukaan informasi dari pihak manajemen kedua emiten tersebut. “Kami mengimbau kepada para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh manajemen kedua perusahaan tersebut,” katanya.
Dengan dibukanya kembali suspensi kedua saham tersebut, investor kini dapat kembali memperdagangkan saham ARCI dan ASPI seperti biasa di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
Pada penutupan perdagangan Jumat, (20/6/2025), saham ARCI melesat Rp55 atau 9,17% menjadi Rp655 per lembar. Volume transaksi tercatat 195,71 juta saham dengan total nilai Rp126,32 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 18.676 kali.
Sementara itu, saham ASPI ikut menguat Rp30 atau 13,04% menjadi Rp260 per lembar. Volume transaksi saham ini mencapai 20,71 juta dengan total nilai Rp5,23 miliar. ASPI tercatat diperdagangkan sebanyak 2.050 kali.
