back to top

Danantara dan Kemdiktisaintek Dorong Percepatan Ekosistem Semikonduktor Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Danantara Indonesia bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mempercepat pengembangan ekosistem industri semikonduktor nasional. Langkah strategis ini dilakukan melalui workshop yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku industri di Wisma Danantara, Jakarta, pada 12-13 Maret 2026.

Industri semikonduktor kini menjadi fondasi vital bagi transformasi digital dunia. Teknologi ini mendukung pengembangan kecerdasan artifisial (AI), otomotif, energi, hingga perangkat kesehatan. Pemerintah berupaya memperkuat fondasi industri tersebut dari hulu hingga hilir secara terintegrasi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan kesiapan pemerintah dalam mendukung sisi regulasi dan standardisasi. Hal ini bertujuan agar pengembangan semikonduktor nasional segera mencapai tahap komersial. Ia menekankan pentingnya pembagian peran yang terorkestrasi dengan baik.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah kejelasan produk prioritas, desain, roadmap, dan pembagian peran yang terorkestrasi dengan baik,” ujar Brian.

Menurut Brian, proyek ini bukan lagi sekadar riset semata. Industri harus berada di garda depan karena langkah ini merupakan proyek investasi. Produk yang dihasilkan harus layak secara ekonomi dan memungkinkan secara komersial.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menilai peluang Indonesia masih terbuka lebar. Dunia saat ini sedang memasuki babak baru, terutama pada pengembangan chip AI. Momentum ini menjadi waktu yang tepat bagi Indonesia untuk masuk ke rantai pasok global.

“Tidak ada kata terlambat dalam membangun industri semikonduktor nasional,” tegas Sigit.

Sigit menambahkan pengembangan ekosistem ini membutuhkan orkestrasi kuat. Fokus utama meliputi penetapan produk prioritas, kesiapan fabrikasi, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Penyusunan model bisnis dan valuasi ekonomi juga menjadi perhatian penting.

Workshop ini menghasilkan tiga output utama untuk lima tahun ke depan. Pertama, penetapan produk semikonduktor prioritas. Kedua, penyusunan rencana pengembangan talenta. Ketiga, perumusan peta jalan kolaborasi untuk mempercepat hilirisasi.

Kerja sama dengan industri global juga terus diperkuat. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan kapabilitas nasional dalam desain chip dan pengembangan produk. Langkah konkret ini diharapkan melahirkan produk semikonduktor unggulan yang siap masuk ke tahap industrialisasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kisah Risya di Merauke: Jadi Agen BRILink, Usaha Kecilnya Berkembang hingga Buka Minimarket

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Merauke – Peluang usaha sering muncul dari...

Waskita Beton Precast (WSBP) Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)...

Ekspansi Bisnis Offshore, CBRE Resmi Miliki Kapal Pipe Laying Gunanusa Hai Long 106

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru