Dihantui Sentimen Negatif, IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Antara 6.816 – 6.894
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (20/10/2022), dibayang-bayangi beragam sentiment negatif. Demikian hasil Analisa Edwin Se...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (20/10/2022), dibayang-bayangi beragam sentiment negatif. Demikian hasil Analisa Edwin Sebayang, pengamat Pasar Modal, dalam risetnya di Jakarta, hari ini.
Menurut Edwin, pada perdagangan hari ini IHSG akan bergerak pada kisaran 6.816 – 6. 894 poin. Adapun sentiment negatif yang mendera BEI, kata dia, antara lain adalah jatuhnya Indeks DJIA yang ditutup turun sebesar 0.33% pada perdagangan Rabu (19/10) waktu setempat. Rontoknya DJIA seiring naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun yang mencapai level tertinggi selama 14 tahun terakhir sejak Juli 2008.
Selain itu, lanjut dia, merosotnya DJIA karena turunnya harga saham Sektor Properti dan Farmasi . “Turunnya DJIA tersebut berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Kamis ini,”ujarnya.
Edwin mengemukkasn, faktor lain yang dapat menjadi sentiment negatif bagi IHSG hari ini yakni turunnya harga beberapa komoditas. Gold misalnya, melorot 1.42% dan timah turun 0.99%. Ini terjadi di tengah semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diperkirakan akan bertengger dilevel Rp5,500-an hari ini.
“Dilain pihak, katalis positif datang dari menguatnya harga beberapa komoditas seperti: Oil +3.68%, Coal +1.67%, CPO +2.26% & Nikel +0.47% sehingga berpotensi nendorong naik saham di bawah komoditas tersebut.”paparnya.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...