back to top

Direktur Resource Alam (KKGI) Jual Seluruh Saham Perusahaan di Harga Rp324 per Unit

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Eddy, Direktur PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) telah menjual  seluruh sahamnya yakni sebanyak 271.934 lembar dalam perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Februari 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI,  Kamis 19 Februari 2026,  tujuan Eddy melepas seluruhnya sahamnya di perusahaan batubara tersebut senilai Rp88 juta adalah untuk keperluan pribadi.

Eddy menjual saham KKGI pada harga Rp324 per lembar. Setelah transaksi tersebut, Eddy pun tidak lagi memiliki saham di perusahaan batubara tersebut.

KKG sendiri memiliki  kinerja keuangan yang kurang solid hingga sembilan bulan pertama 2025. Tercatat, laba bersih KKGI yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok  97,29% menjadi US$1,02 juta pada kuartal III 2025, dibanding US$37,91 juta pada kuartal III 2024. Pendapatan Perseroan  merosot 57,36% menjadi US$109,64 juta pada kuartal III 2025, dari US$257,15 juta kuartal III 2024.

Sekedar informasi, PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1981 sebagai PT Kurnia Kapuas Glue Industries, produsen perekat kayu. Perusahaan ini melakukan IPO pada bulan Juli 1991.

Perusahaan tersebut melakukan diversifikasi bisnisnya ke industri pertambangan batu bara pada tahun 2003. Selanjutnya, Perseroan mengubah namanya menjadi yang sekarang. Pada tahun 2006, perusahaan tersebut memiliki 3 lokasi penambangan, yakni Simpang Pasir, Gunung Pinang, dan Bayur. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berakhir di 8.274,081, Turun 0,43% Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di 8.357,445, Indeks Harga Saham...

Penuhi Kewajiban Penyampaian Lapkeu, BEI Cabut Suspensi Saham SQMI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan...

267 Emiten Penuhi Free Float 7,5%, BEI Sebut Pasar Perlu Serap Saham Rp187 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memantau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru