Direktur Utama SOLA Tampung 843.200 Saham Perusahaan di Harga Atas, Tujuannya Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA),  Mochamad Bhadaiwi membeli sebanyak 843.200 lembar (0,03%) saham emiten perdagangan aspal, pengolahan asal dan jasa konstruksi ini pada 19 Agustus 2025.

Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen ke BEI, Rabu, 20 Agustus 2025, Mochamad Bhadaiwi membeli saham SOLA di harga Rp178 per saham. “Tujuan transaksi saham senilai Rp150 juta ini adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung,“ tulis laporan tersebut

Setelah pembelian tersebut, kepemilikan saham Mochamad Bhadaiwi atas SOLA meningkat dari 119.052.300 unit (3.62%) menjadi  119.895.300  (3,65% ) saham.

Pada perdagangan di BEI, Rabu 20 Agustus 3035, saham SOLA  ditutup turun 1,12% menjadi Rp177 per unit dibandingkan Rp179 per unit pada 19 Agustus 2025. Selama sepekan perdagangan, saham SOLA telah naik 4,12%, dari Rp170 per unit pada 12 Agustus 2025, menjadi Rp177 per unit pada 20 Agustus 2025.

Jika dibandingkan antara harga 21 Juli 2025 terhadap harga saham saat ini, maka saham SOLA telah meningkat 36,15%, dari Rp130 menjadi Rp177 per saham.

Seperti diketahui, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 2015 sebagai perusahaan penanaman modal asing. Namun, sejak tahun 2019,  SOLA menjadi perusahaan penanaman modal dalam negeri.

Melalui anak-anak usahanya, perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan aspal, industri pengolahan aspal, dan jasa konstruksi. Industri pengolahan aspal sendiri ditujukan untuk konstruksi jalan maupun konstruksi bangunan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Siap-Siap! Yulie Sekuritas Tebar Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Yulie Sekuritas Indonesia  Tbk (YULE) akan...

Bersiap Delisting 18 Emiten, Bagaimana BEI Mengawal Eksekusi Buyback Demi Investor Publik?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus...

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru