STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Patrick Rudolf Dannacher, menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan. Ia melakukan aksi borong saham emiten jasa keamanan siber tersebut pada periode 20 dan 23 Februari 2026.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Patrick membeli total 1.182.600 unit saham. Total nilai investasi yang dikucurkan mencapai Rp1,84 miliar.
Pada transaksi pertama tanggal 20 Februari 2026, Patrick menyerok 69.000 unit saham. Transaksi ini terbagi dalam dua harga, yaitu Rp1.500 dan Rp1.495 per saham. Total dana yang dikeluarkan pada hari tersebut mencapai Rp103.205.000.
Harga pembelian tersebut berada di level yang sama dan sedikit di atas harga pasar. Mengacu pada data bursa, harga saham CYBR pada 20 Februari 2026 ditutup pada level Rp1.495.
Aksi beli berlanjut pada 23 Februari 2026 dengan volume yang jauh lebih besar. Patrick memborong 1.113.600 unit saham dalam 15 kali transaksi. Harga pembeliannya bervariasi mulai dari Rp1.520 hingga paling tinggi Rp1.600 per saham.
Nilai transaksi pada hari kedua ini menembus Rp1.740.088.000. Menariknya, seluruh harga pembelian Patrick pada tanggal tersebut berada di atas harga pasar. Saat itu, saham CYBR parkir di level Rp1.505 per unit.
Pasca transaksi ini, kepemilikan saham Patrick di CYBR meningkat menjadi 207.844.722 unit saham. Secara persentase, hak suaranya naik dari 3,084% menjadi 3,102%.
Patrick merupakan pemegang saham berkewarganegaraan asing yang juga berstatus sebagai pengendali perusahaan. Tujuan dari akumulasi saham ini adalah murni untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.
Patrick juga menegaskan komitmennya terhadap masa depan perusahaan. Ia menyatakan akan terus mempertahankan posisinya sebagai pengendali di PT ITSEC Asia Tbk.
