Wijaya Karya Gelar Right Issue Rp9,2 Triliun untuk Biayai Proyek Strategis Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau right issue II sebanyak 46,815 miliar saham Seri B bernominal Rp100 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Harga pelaksanaan right issue ditetapkan sebesar Rp197 per saham, sehingga emiten di bidang industri konstruksi, industri pabrikasi, investasi, industri energi, energi terbarukan, dan energi konversi itu akan mendapatkan modal Rp9,2 triliun.

Dana hasil penerbitan right issue tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka penyelesaian Proyek Strategis Nasional dan Proyek Ibukota Negara serta untuk memperbaiki kondisi keuangan Perseroan.

Rencana penerbitan saham baru atau right isse tersebut sudah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) WIKA  pada 12 Januari 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun telah menerbitkan pernyataan efektif terkait HMETD tersebut pada 28 Maret 2024.

Right issue ini diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan Perseroan yang menjadi salah satu langkah stream penyehatan keuangan Perseroan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan memperbaiki kondisi keuangan Perseroan. Selain itu dapat mendukung Perseroan untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional dan proyek-proyek Ibukota Negara secara tepat waktu

Direksi WIKA dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum terbatas saham atau right issue yang diumumkan, Senin (1/04/2024) menyebutkan, bagi pemegang saham Perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan efek terlebih dahulu, maka pemegang saham tersebut akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan saham Perseroan maksimum sebesar 30,45%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PP Persero Bangun Sekolah Garuda di Belitung Timur Senilai Rp218,68 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP Persero Tbk (PTPP), mendukung pembangunan...

Targetkan Pendapatan Rp79,3 Miliar di 2026, TNCA Siap Ekspansi dan Optimalisasi Pelanggan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA)...

Direktur BYAN Neill Russel John Divestasi 3 Juta Saham Perusahaan Rp36 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Neill Russel John,  Direktur PT Bayan Resource Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru