Divestasi 1,15% Saham VKTR, Pengendali Dapat Cuan Rp50 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), pemegang saham pengendali PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menjual sebanyak 500.000.000 unit (1,15%) sahamnya di perusahaan perda...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), pemegang saham pengendali PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menjual sebanyak 500.000.000 unit (1,15%) sahamnya di perusahaan perdagangan dan manufaktur kendaraan listrik tersebut. Divestasi saham VKTR dilakukan BNBR melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 Februari 2025.
Indah Permatasari Saugi, Chief of Corporate Affairs VKTR dalam keterangan, Kamis (20/2/2025) mengatakan, tujuan Bakrie & Brothers menjual saham VKTR senilai Rp50 miliar adalah untuk divestasi dengan kepemilikan saham langsung.
Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Bakrie & Brothers (BNBR) atas saham VKTR turun menjadi 29,26% dari sebelumnya sebesar 30,41% saham.
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar