Dolar AS Catatkan Pekan Terbaik dalam Sebulan, Apa Penyebabnya?
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS mencatatkan kinerja mingguan terbaik dalam sebulan terakhir meskipun sempat turun pada penutupan perdagangan Jumat (3/1/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (4/1/...
Meskipun ada ketidakpastian, Given menambahkan, "Memasuki paruh kedua tahun ini, saya rasa kita akan melihat kekuatan dolar yang lebih besar lagi."
Sektor manufaktur AS juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Desember, dengan produksi yang meningkat dan pesanan baru yang juga naik. Hal ini memberikan dukungan tambahan bagi dolar.
Di sisi lain, euro menghadapi prospek yang lebih lemah karena dampak kebijakan tarif AS dan proyeksi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB). Euro diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan sekitar 1,22%, penurunan terbesar sejak awal November.
Poundsterling menguat 0,41% menjadi US$1,2431, namun diperkirakan akan turun sekitar 1,15% untuk minggu ini. Yen Jepang melemah 0,26% menjadi 157,11 yen per dolar, sementara yuan China juga tertekan dan mencapai level terlemah dalam lebih dari setahun, yaitu 7,3199 yuan per dolar.
Di pasar cryptocurrency, bitcoin mencatatkan kenaikan sebesar 1,59% menjadi US$98.658.
- 1
- 2
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten