Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan 2.000 Agripos
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Rumah Tani Nusantara (RTN) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) membangun jaringan Agripos untuk memperkuat distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga. Program ini ditargetkan memiliki 2.000 titik outlet dan 500 hub cold storage hingga 2029.
Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, mengatakan Agripos merupakan hasil kolaborasi RTN dan Pos Indonesia dengan memanfaatkan jaringan kantor pos sebagai pusat distribusi pangan. Program ini juga menjadi saluran pemasaran bagi hasil panen petani yang berada dalam ekosistem RTN.
"Ini adalah soft launching Agripos, kerja sama PT Rumah Tani Nusantara dengan PT Pos Indonesia. Tujuannya untuk menciptakan stabilisasi harga di daerah dengan memanfaatkan infrastruktur PT Pos yang ada di daerah. Saat ini Rumah Tani mengelola kurang lebih 27.400 petani, sehingga petani-petani kami mudah menyalurkan hasil pertaniannya di sini," kata Bahtiar.
Menurut Bahtiar, pengembangan Agripos juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional.
"Tentu ini adalah salah satu kontribusi kami untuk mendukung pemerintah dalam hal stabilisasi harga," ujarnya.
Ia menjelaskan, Agripos menerapkan konsep satu harga sehingga pemerintah dapat memantau harga pangan secara real time. Dengan demikian, harga di setiap titik penjualan diharapkan tetap seragam.
"Agripos ini akan jadi satu harga sehingga kapan pun pemerintah bisa tahu harga secara real time dan pemerintah bisa kontrol harga tersebut. Jadi tidak ada beda-beda harga di setiap titiknya," ujar Bahtiar.
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- RAPBN 2027: Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6% dan Belanja Rp4.097 Triliun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau