Dolar AS Menguat Tipis, Pasar Masih Tunggu Sinyal The Fed

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Jumat (13/9/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/9/2025) WIB. Kenaikan ini terjadi...

Dolar AS Menguat Tipis, Pasar Masih Tunggu Sinyal The Fed
Bacakan Artikel

Tom Simons, Chief U.S. Economist di Jefferies, menilai keputusan The Fed pekan depan bisa membuka peluang baru. “Jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga seperti yang banyak diperkirakan, dan memberi sinyal ada pemangkasan lebih lanjut, dunia usaha bisa melihat kesempatan untuk merebut kembali margin yang hilang akibat tarif. Dengan begitu mereka bisa meningkatkan kapasitas untuk menambah tenaga kerja,” tulisnya melalui email.

Data klaim pengangguran yang dirilis Kamis menunjukkan lonjakan terbesar dalam empat tahun terakhir. Kondisi ini menutupi data inflasi konsumen bulan Agustus yang naik paling cepat dalam tujuh bulan, meski kenaikan harga masih sesuai ekspektasi.

Pasar kini hampir pasti memperkirakan The Fed memangkas suku bunga acuan 25 basis poin pada 17 September. Ekspektasi pemangkasan yang lebih besar, 50 basis poin, mulai berkurang. CME Group’s FedWatch mencatat jalur pelonggaran tahun ini diperkirakan lebih dangkal dari prediksi sebelumnya.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 4,9 basis poin menjadi 4,06%. Sehari sebelumnya yield sempat turun di bawah 4% untuk pertama kalinya sejak April.

Di pasar mata uang lain, euro stabil di US$1,1736 setelah sehari sebelumnya menguat. European Central Bank menahan suku bunga acuan di level 2% untuk pertemuan kedua secara beruntun. Presiden ECB Christine Lagarde menyebut zona euro masih berada di “posisi yang baik” dan risiko ekonomi lebih seimbang.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: