Dolar AS Tergelincir! Euro Naik, Bitcoin Tembus US$100.000, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (6/12/2024) WIB. Penyebab utama penurunan ini adalah menguat...
Arnoud Star Busmann, CEO Quantoz Payments, mengatakan, "Regulasi AS yang lebih baik dan adopsi stablecoin generasi berikutnya di Eropa dapat mendorong bitcoin dan pasar kripto terus berkembang."
Di sisi lain, yen Jepang menguat terhadap dolar. Yen sempat mencapai 149,66 per dolar, meski kemudian terkoreksi sedikit menjadi 150,18. Penguatan yen ini dipicu oleh spekulasi bahwa Bank of Japan (BOJ) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.
Won Korea Selatan, di sisi lain, mengalami penurunan tipis. Penurunan ini terjadi setelah pemerintah mengumumkan pengaktifan dana stabilisasi pasar sebesar 40 triliun won (US$28,35 miliar), setelah ketegangan politik di negara tersebut.
Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,5% menjadi 105,80. Penurunan ini semakin dipengaruhi oleh data klaim pengangguran yang menunjukkan kenaikan 9.000 klaim baru menjadi 224.000 klaim pada minggu yang berakhir 30 November. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang memprediksi 215.000 klaim.
Meski demikian, pasar masih memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed. Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 70% kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir bulan ini.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...