back to top
Jumat, Januari 23, 2026
23.4 C
Jakarta

Dulu Rugi Ratusan Miliar, Kini HERO Berbalik Laba Rp27 Miliar di Kuartal I 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mencatat kinerja positif di kuartal pertama 2025. Perseroan berhasil membukukan laba sebesar Rp 27 miliar, berbalik dari rugi Rp 132 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan penjualan yang kuat selama periode Lebaran dan perbaikan kinerja di seluruh unit bisnis. Guardian Health and Beauty mencatat pertumbuhan penjualan dan laba dua digit. Sementara itu, IKEA mulai menunjukkan perbaikan meskipun permintaan furnitur masih menantang.

Presiden Direktur DFI Retail Nusantara, Hadrianus Wahyu Trikusumo, menjelaskan bahwa kuartal pertama 2025 ditopang oleh performa Guardian yang solid dan langkah penghematan biaya di IKEA.

“Perseroan melaporkan kinerja keuangan yang membaik untuk kuartal pertama 2025, terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan yang kuat selama periode Lebaran serta kinerja Guardian Health and Beauty yang solid,” ujar Hadrianus dalam keterangan resmi, Rabu, 30 April 2025.

Pendapatan bersih DFI tercatat tumbuh 13% menjadi Rp 1.210 miliar. Laba dari operasi yang dilanjutkan mencapai Rp 11 miliar, naik signifikan dibandingkan kerugian Rp 431 miliar pada kuartal I-2024.

Guardian terus memperkuat posisinya di segmen kesehatan dan kecantikan. Peningkatan kunjungan di pusat perbelanjaan dan lokasi wisata mendorong kinerja positif. Strategi perluasan produk dan kanal distribusi juga turut mendukung peningkatan penjualan.

“IKEA menunjukkan perbaikan melalui langkah-langkah pengendalian biaya yang efektif,” jelas Hadrianus.

Meskipun pasar furnitur rumah tangga masih menghadapi tekanan, IKEA berhasil menurunkan kerugian. Inisiatif efisiensi, penguatan kanal online, serta peningkatan ketersediaan produk lokal mulai membuahkan hasil.

DFI tetap optimis menghadapi sisa tahun 2025. Segmen kesehatan dan kecantikan diprediksi akan terus tumbuh. Sementara itu, strategi jangka menengah dan panjang disiapkan untuk memperkuat kinerja bisnis furnitur.

“Dengan fokus strategis yang lebih tajam, Perseroan berada dalam posisi yang kuat untuk mencapai pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Hadrianus.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Rama Indonesia Siap Caplok 59,24% Saham Dua Putra Utama Makmur (DPUM)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Rama Indonesia berencana mengambil alih...

TBS Energi Utama (TOBA) Catatkan Obligasi Rp500 Miliar di BEI, Bunga Hingga 8,65%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)...

Serius Garap Industri Film, IRSX Gandeng Rumah Produksi Besar dan Bidik Pendapatan Naik 200%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru