Ekonomi Global Melambat, Indonesia Terus Bertahan dengan Pertumbuhan Domestik yang Kuat
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Ekonomi global mengalami perlambatan dengan ketidakpastian di pasar keuangan yang mulai mereda. Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menunjukkan penurunan menjadi 3,0% pada 202...
Di sisi Indonesia, Bank Indonesia melihat pemulihan ekonomi terus berlanjut, didukung oleh permintaan domestik yang kuat. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 berkisar antara 4,5-5,3%, didorong oleh konsumsi dan investasi, seiring dengan akselerasi belanja pemerintah dan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5%, didukung oleh pertumbuhan konsumsi yang berkelanjutan. itu termasuk dampak positif dari penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi terutama di sektor pembangunan infrastruktur PSN, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara ekspor diperkirakan belum kuat karena dampak dari perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas. Bank Indonesia melihat prospek pertumbuhan yang baik di berbagai sektor, terutama di Industri Pengolahan, Perdagangan, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan.
Dengan adanya ketidakpastian global, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mengamati dan merespons dinamika perekonomian, menjaga stabilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...