Emas Menguat Berkat Harapan Damai AS-Iran, Prediksi Kenaikan Bunga Fed Mulai Meredup
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (17/6/2026) WIB. Kenaikan ini didorong oleh harapan kesepakatan damai a...
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (17/6/2026) WIB. Kenaikan ini didorong oleh harapan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Investor kini memprediksi bank sentral AS atau The Fed tidak akan agresif menaikkan suku bunga tahun ini.
Mengutip CNBC, harga emas spot melonjak 0,8% ke posisi USD 4.338,97 per ons troi. Angka ini merupakan level tertinggi sejak 5 Juni lalu. Di pasar berjangka AS, kontrak emas ditutup menguat 0,1% menjadi USD 4.354,40 per ons troi.
Presiden Donald Trump mengumumkan adanya kesepakatan damai sementara dengan Iran. Kesepakatan ini memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari ke depan. Selain itu, Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah sempat diblokade oleh Iran sejak Februari lalu.
Kabar perdamaian tersebut membuat harga minyak mentah Brent jatuh di bawah USD 80 per barel. Penurunan harga energi membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap inflasi. Kondisi ini membuat pasar yakin The Fed punya alasan untuk menunda kenaikan suku bunga.
David Meger, Director of Metals Trading di High Ridge Futures, memberikan penjelasannya. Ia menyebut prospek kesepakatan AS-Iran menjadi tenaga utama bagi pasar selama dua sesi terakhir.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
Whats Your Reaction
0
0
0
0
0
0
0