Emas Turun Tipis, Investor Tunggu Kejelasan Suku Bunga AS!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa (27/8/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (28/8/2024) WIB. Kendati begitu, harga emas masih berada di d...
Tahun ini, harga emas telah mencatatkan rekor tertinggi, naik sekitar 22% sejak awal tahun dan mencapai puncaknya di US$2.531,60 per ons pekan lalu. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga AS dan kekhawatiran yang berlanjut mengenai konflik di Timur Tengah, terutama setelah serangan rudal besar antara Israel dan Hezbollah pada hari Minggu.
Han Tan, Kepala Analis Pasar di Exinity Group, memperkirakan bahwa emas bisa menembus level US$2.700 per ons pada akhir tahun jika The Fed memangkas suku bunga hingga 100 basis poin sebelum Natal, sesuai dengan ekspektasi pasar saat ini. Tan juga mencatat bahwa bulan Desember dalam lima tahun terakhir selalu mencatatkan kenaikan rata-rata bulanan tertinggi untuk emas. Jika pola musiman ini berlanjut, emas bisa menjadi salah satu pilihan utama bagi investor yang mencari keuntungan besar menjelang akhir tahun.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street
- Harga Emas Dunia Kembali Berkilau, Ternyata Ini Penyebabnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%