Entitas Anak BUMA Internasional (DOID) Lunasi Lebih Awal Senior Notes US$212,25 Juta
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Group Tbk (DOID) telah menyelesaikan pelunasan penuh lebih awal (full early redemption) atas sisa Senio...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT BUMA Internasional Group Tbk (DOID) telah menyelesaikan pelunasan penuh lebih awal (full early redemption) atas sisa Senior Notes atau surat utang 2026 senilai US$212,25 juta dengan kupon tetap 7,75%, mendahului jatuh tempo pada Februari 2026.
Senior Notes 7,75% tersebut awalnya diterbitkan pada Februari 2021 dengan nilai pokok US$400 juta, dan kemudian diamandemen melalui perjanjian tambahan pada Juni 2022 dan Maret 2024.
Silfanny Bahar, Direktur BUMA dalam keterangan, Selasa 18 November 2025 menyampaikan, dengan pembayaran ini, seluruh sisa obligasi telah dilunasi sepenuhnya, dan bunga tidak lagi berjalan, menandai selesainya kewajiban atas Senior Notes 2026.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%