Galva Technologies (GLVA) Tebar Dividen Rp10 per Saham, Catat Jadwal Cum Date
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Perusahaan penyedia layanan kesehatan, yakni PT Galva Technologies Tbk (GLVA) tengah bersiap mengguyurkan dividen tunai tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp1...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Perusahaan penyedia layanan kesehatan, yakni PT Galva Technologies Tbk (GLVA) tengah bersiap mengguyurkan dividen tunai tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp15 miliar atau Rp10 per saham.
Keputusan pembagian dividen ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Perseroan yang dilaksanakan pada 12 Juni 2026. Dividen yang dibagikan sekitar 44,16% dari laba tahun 2025 sebesar Rp33,966 miliar.
Setiap pemegang satu saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) GLVA per 25 Juni 2026 akan menerima dividen Rp10 per saham. Adapun pembayaran dividen ke investor dilakukan Perseroan pada 16 Juli 2026.
Maria Fransiska, Direktur Galva Technologies (GLVA) dalam keterangan, Rabu 17 Juni 2026 mengatakan, dasar pembagian dividen adalah data keuangan GLVA per 31 Desember 2025. Emiten yang memasok komputer, printer, layar, dan peralatan audio-video berkualitas tinggi tersebut mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp33,966 miliar pada 2025.
Selain laba bersih, jelas Maria, emiten bidang teknologi informasi, khususnya penyedia perangkat keras, layanan, dan solusi sistem elektronikini memiliki saldo laba ditahan sebesar Rp268,973 miliar. Sedangkan, total ekuitas atau modal sendiri yang dimiliki emiten layanan kesehatan ini sebesar Rp409,924 miliar.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...