STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bintang Cahaya Investment (BCI) resmi mengambil alih PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS). Aksi korporasi ini dilaksanakan pada 14 Januari 2026. BCI membeli saham tersebut dari pemegang saham sebelumnya, yakni PT Anugrah Cakrawala Dunia (ACD).
BCI membeli sebanyak 594.720.000 lembar saham. Jumlah ini setara dengan 69,69% dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh perusahaan. Total nilai pengambilalihan tersebut mencapai Rp39,846 miliar.
Indra Jaya David Pardosi, Direktur Utama AYLS menyampaikan informasi ini dalam laporan fakta material perusahaan. Pengambilalihan ini secara otomatis mengubah pemegang saham pengendali AYLS menjadi BCI. Masuknya investor baru ini diharapkan membawa angin segar bagi bisnis perusahaan ke depan.
Tujuan akuisisi ini adalah memperkuat posisi perusahaan di pasar. BCI akan memberikan dukungan finansial, manajerial, hingga infrastruktur. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan daya saing perusahaan.
Akuisisi ini juga memberikan peluang besar bagi AYLS untuk berkembang. Rencana ekspansi kini tidak hanya fokus di pasar lokal, tetapi juga menyasar pasar internasional.
“Memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk memperluas usahanya di Indonesia serta secara regional dan global,” ujar Indra, dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, Kamis (15/1/2026).
Sebagai pengendali baru, BCI kini memiliki tanggung jawab hukum sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BCI wajib melakukan pembelian kembali sisa saham milik publik.
“BCI memiliki kewajiban untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib dalam rangka pemenuhan ketentuan dalam POJK No. 9/POJK.04/2018,” tambah Indra.
Sebelum transaksi ini terjadi, AYLS tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCI. Hubungan antara BCI dan ACD sebagai penjual saham juga dipastikan tidak memiliki kaitan afiliasi. Kini, BCI siap membawa AYLS bersaing lebih kuat di bidang perdagangan besar aspal dan geosintetik.
