Gelar Rights Issue, Energi Mega Persada (ENRG) Siap Terbitkan 13,5 Miliar Saham Baru
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) berencana menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Emiten berkode saham ENRG ini akan menerbit...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) berencana menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Emiten berkode saham ENRG ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 13,5 miliar lembar saham baru Seri B.
Setiap saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp.100 per saham. Saham akan dikeluarkan dari saham portepel Perseroan. Saham baru ini mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan seluruh saham lama, termasuk hak atas dividen.
Manajemen EMP menjelaskan aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan. Perseroan bermaksud menggunakan seluruh dana hasil PMHMETD IV untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja. Dana tersebut bakal dialokasikan bagi Perseroan maupun perusahaan anak.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan skala usaha dan memperluas portofolio bisnis. Pihak manajemen menilai penambahan modal ini berpotensi meningkatkan kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang.
Namun, pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan. "Pemegang saham Perseroan yang tidak menggunakan HMETD akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan saham dalam Perseroan sampai dengan sebanyak-banyaknya sebesar 33,88%," tulis Manajemen EMP dalam keterbukaan informasi, Selasa (28/4/2026).
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan