Lantik 26 Pemimpin Baru di Bank Indonesia, Ini Pesan Gubernur Perry
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada hari ini (4/1) menetapkan 26 pemimpin baru Bank Indonesia (BI). Itu terdiri dari tujuh orang Pemimpin Satuan Kerja (Satker) di kan...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada hari ini (4/1) menetapkan 26 pemimpin baru Bank Indonesia (BI). Itu terdiri dari tujuh orang Pemimpin Satuan Kerja (Satker) di kantor pusat. Adapun 18 orang lainnya merupakan Pemimpin Kantor Perwakilan. Sisanya, satu orang adalah staf ahli Dewan Gubernur.
“Penetapan pemimpin baru di Bank Indonesia merupakan elemen transformasi organisasi dan sumber daya manusia yang dilakukan secara konsisten untuk memperkuat efektivitas organisasi dan pelaksanaan tugas Bank Indonesia,” ujar Perry.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Perry menyampaikan dua kunci kekuatan kelembagaan. Itu terdiri dari kekuatan kepemimpinan atau sumber daya manusia dan teknologi yang meliputi IT dan digitalisasi. Untuk mewujudkannya, para Pemimpin di Bank Indonesia, lanjut dia, perlu mengasah kepemimpinan dan memiliki pandangan strategis ke depan (strategic foresight).
“Seluruh jajaran pimpinan perlu menghadapi setiap dinamika yang terjadi di tahun ini, termasuk mengoptimalkan arah kebijakan Bank Indonesia untuk stabilitas dan pertumbuhan,” tandasnya.
Baca Juga
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem