back to top

Harga Emas Dunia Bangkit Menuju USD 5.000, Perak dan Platinum Ikut Melompat

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat tajam pada perdagangan Jumat (6/2/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (7/2/2026) WIB. Logam mulia ini bangkit berkat aksi perburuan harga murah (bargain hunting) dan pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Kekhawatiran pelaku pasar terhadap hasil pembicaraan nuklir AS-Iran di Oman turut mendorong minat terhadap aset aman.

Mengutip CNBC International, harga emas spot melonjak 3,9% ke posisi USD 4.954,92 per ons troi. Kenaikan ini menghapus kerugian besar yang terjadi pada sesi perdagangan Asia yang volatil. Secara mingguan, harga emas bersiap mencatatkan kenaikan sekitar 2%.

Di pasar berjangka AS, kontrak emas untuk pengiriman April ditutup naik 1,8% menjadi USD 4.979,80 per ons troi. Pergerakan positif ini terjadi saat indeks dolar AS terpantau turun 0,2%. Kondisi tersebut membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, memberikan analisanya mengenai situasi pasar. Ia melihat adanya upaya dari para pedagang untuk memanfaatkan momentum harga.

“Pasar emas melihat adanya perburuan barang murah dari para pedagang yang optimis,” ujar Jim Wyckoff.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kabar dari diplomat tinggi Iran. Ia menyebut pembicaraan nuklir dengan AS melalui mediasi Oman telah dimulai dengan “awal yang baik” dan akan berlanjut. Pernyataan tersebut membantu meredakan ketakutan akan terjadinya perang di Timur Tengah jika kesepakatan gagal dicapai.

Wyckoff menilai pemulihan harga emas saat ini masih kekurangan momentum. Ia memprediksi emas sulit untuk kembali menembus rekor tertinggi tanpa adanya pemicu geopolitik yang lebih besar. Emas secara tradisional tetap menjadi pilihan utama investor di masa ketidakpastian ekonomi.

Tren kenaikan ini juga merembet ke logam mulia lainnya. Harga perak spot melesat 8,6% ke level USD 77,33 per ons troi setelah sempat jatuh di bawah level USD 65 pada sesi sebelumnya. Meski melonjak, harga perak masih mencatat penurunan mingguan lebih dari 8,7%.

Wyckoff mencermati adanya aktivitas pasar yang sangat agresif pada komoditas perak. Pergerakan harga dipengaruhi oleh harapan para investor di pasar.

“Apa yang kita lihat pada perak adalah spekulasi besar di sisi beli,” kata Jim Wyckoff.

Ia menambahkan emas dan perak kini tampak memasuki fase penurunan komoditas yang umum setelah bertahun-tahun berada dalam siklus ledakan. Untuk menekan risiko akibat gejolak pasar yang tinggi, CME Group kembali mengambil langkah tegas. Mereka menaikkan persyaratan margin untuk emas dan perak untuk ketiga kalinya dalam dua minggu terakhir.

Logam mulia industri juga mencatatkan performa gemilang pada akhir pekan. Harga platinum spot bertambah 5,4% menjadi USD 2.093,50 per ons troi. Sementara itu, harga paladium melonjak 6,2% ke posisi USD 1.717,05 per ons troi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Investor Buru Emas, Harga Logam Mulia Dunia Terbang Tinggi Tembus USD 5.100,

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga emas dunia terbang tinggi...

Ketegangan di Selat Hormuz Meningkat, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 1%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga minyak dunia melonjak lebih...

AS dan Iran Gelar Perundingan Nuklir, Harga Minyak Dunia Parkir di Level Stabil

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia bergerak stabil pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru