Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga Kerja AS
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga emas dunia bergerak menguat pada penutupan perdagangan Selasa (4/8/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (5/8/2026) WIB. Kenaikan ini didorong oleh penurunan harga minyak yang meredam kekhawatiran inflasi. Di sisi lain, investor sedang menantikan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) untuk membaca arah kebijakan suku bunga bank sentral.
Mengutip CNBC, harga emas spot naik 0,6% ke level 4,078,10 USD per ons troi. Sementara itu, harga emas berjangka AS menguat lebih tinggi sebesar 1,1% ke posisi 4,134,60 USD per ons troi.
Penurunan harga minyak menjadi faktor utama yang mendukung emas. Harga minyak mentah Brent anjlok lebih dari 4% setelah Qatar menyatakan upaya diplomasi terkait konflik AS-Iran terus berjalan. Meski jalur pengiriman masih terganggu, prospek damai ini menenangkan pasar.
Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, memberikan analisanya. Ia menilai harga minyak yang lebih rendah berpengaruh langsung pada ekspektasi suku bunga.
โHarga minyak yang lebih rendah mungkin menjadi salah satu pendorong yang mendukung harga emas,โ ujar Bart Melek. Ia menambahkan penurunan ini memberikan kontribusi pada prospek suku bunga, di mana suku bunga jangka pendek terlihat sedikit turun.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Prabowo Sebut Bank Emas Indonesia Kelola Emas Senilai Rp360 Triliun
- Stock Futures Wall Street Bergerak Tipis, S&P 500 Cetak Rekor di Atas 7.800
- Harga Emas Dunia Terkoreksi Setelah Sempat Melambung Tinggi
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO