Harga Melonjak 61,84%, BEI Pantau Ketat Pergerakan Saham GPSO
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau ketat pergerakan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah harga saham perusahaan ini mengalami lonjakan tidak biasa atau Unusual...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau ketat pergerakan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah harga saham perusahaan ini mengalami lonjakan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).
Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, pengawasan dilakukan untuk melindungi investor. โPengawasan terhadap perkembangan harga saham GPSO dilakukan BEI sebagai bentuk perlindungan bagi investor,โ ujar Yulianto dalam pengumuman resmi, Jumat, 19 September 2025.
Informasi terakhir mengenai GPSO tercatat pada 16 September 2025. Saat itu, perusahaan menyampaikan laporan kepemilikan saham melalui situs resmi BEI.
Yulianto menegaskan pengumuman UMA tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran aturan pasar modal. โPengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,โ tegasnya.
Meski begitu, ia meminta investor memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi BEI terkait lonjakan harga saham. โInvestor diharapkan mencermati saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi,โ kata Yulianto.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%