Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ Harga minyak mentah dunia ditutup anjlok pada akhir perdagangan Senin sore (3/8/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (4/8/2026) WIB. Penurunan tajam ini terjadi setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran.
Mengutip CNBC, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman AS merosot sekitar 5% dan berakhir di posisi 80,34 USD per barel. Minyak mentah Brent, yang menjadi patokan internasional, juga turun 4,7% ke level 83,77 USD per barel.
Aksi jual di pasar minyak dipicu oleh pernyataan Trump pada Minggu pagi. Ia mengaku telah membatalkan serangan yang direncanakan ke Iran. Langkah ini diambil setelah adanya permintaan dari pihak Teheran dan negara-negara lain di Timur Tengah.
Trump menjelaskan situasi tersebut melalui sebuah unggahan di akun media sosial Truth Social miliknya. Ia menyebut kesepakatan awal mulai terlihat.
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- CITY Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- CITY Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi